Cari Blog Ini
Tips, Downloads, Ulasan, Opini, download, unik, ebooks dll ☆ ayomaju.com ™
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kesaktian Jokowi
Hayya... jaman gini bicara kesaktian? ;)) tapi sebagai wacana saja kan gapapa... ;) Posting kali ini toh tidak membahas politiknya, tapi membahas mitos dan klenik. ;)) Membahas tentang Jokowi, pasti semua pada tahu nama ini. Jokowi, walikota Solo, dengan nama lengkap Joko Widodo menjadi bahan pembicaraan publik karena terobosannya ketika mengelola Kota Solo. Ia makin dikenal, saat kini menjadi calon Gubernur DKI Jakarta 2012-2017 yang diusung partai Gerindra dan PDI Perjuangan. Jokowi sebelumnya sama sekali tidak memiliki pengalaman di pemerintahan namun meski pengalamannya NOL justru malah sukses membangun kota Solo. Ini artinya, pengalaman tidak selalu menjadi hal utama dalam hal memimpin kota.
Bandingkan dengan gubernur lain yang telah pengalaman puluhan tahun dalam birokrasi pemerintah namun tidak memberikan perubahan nyata kepada warganya bahkan dengan wakilnya pun berselisih. Mungkin karena sudah terlalu lama di birokrasi justru malah membuatnya masuk dalam “zona nyaman” dan tidak tertarik mengadakan perubahan. Jadi yang terpenting sebenarnya adalah leadership yang mampu mensinergikan semua komponen untuk memajukan kota.
Ada kisah-kisah lucu saat Jokowi mulai memimpin kota tersebut mulai dari kegagapannya menjadi inspektur upacara hingga masyarakat yang menganggapnya sakti. Ia menuturkan tujuh tahun lalu saat ia dilantik menjadi Walikota, Jokowi langsung ditantang sebagai inspektur upacara. Sebagai orang yang tak pernah duduk di birokrasi, Jokowi sempat tergagap-gagap menjalankan posisi barunya sebagai walikota.
“Saya tujuh tahun lalu itu kecelakaan menjadi Walikota. Saya 30 tahun bisnis kayu (furnitur), ekspor produk kayu, lantai dan rumah kayu. Saya bukan dari politisi atau birokrasi,” katanya dalam acara Dunamis, Indonesia Knowledge, di Jakarta.
“Jumat dilantik, Sabtu-Minggu libur dan Senin upacara. Lalu saya diinformasikan protokol saya jadi inspektur upacara. Saya sudah lama nggak pernah upacara, apalagi jadi pemimpin,” tambah Jokowi.
Upacara pun dimulai, dihadapan 3.500 peserta, Jokowi berhadapan dengan komandan upacara. Ia mengaku sempat 'gagap' ketika menjadi inspektur upacara.
“Saya hormat, saya tidak turunkan tangan karena belum ada perintah. Namun aneh sudah lama-lama, kok nggak turun-turun. Lima menit lebih. Wah, ini ada yang keliru (keliru). Lalu saya turunkan tangan, komandan upacara baru turun,” jelasnya.
Kejadian lucu lainnya, yaitu ketika ia tidak dianggap sebagai Walikota karena tubuhnya kalah tegap dengan ajudannya. “Ajudannya menjadi masalah. Berat saya 53 kg, kelihatan kurus sekali. Ternyata jadi Walikota nggak mudah. Apalagi jadi Gubernur?” katanya tertawa.
“Karena ajudan tegap, dia disalami. Selama tiga bulan. Saya nggak ada potongan jadi Walikota. Ya, ajudannya saya ganti. Dan tujuh tahun ini selamat, saya sudah disalami,” tegas Jokowi. Selain itu, pada masa awal-awal menjadi walikota, ia dianggap sakti oleh beberapa warga Solo.
Mengobati Anak Demam
Seorang perempuan membawa anak datang ke kantor Jokowi di Balaikota Solo. Perempuan itu mengaku ingin bertemu dengan sang walikota. Ketika dikabari staf, Jokowi pun keluar. “Anak saya sakit, Pak. Panas. Nyebut-nyebut nama Pak Jokowi. Tolong disembuhkan,” kata Jokowi menirukan ucapan sang perempuan.
23 Tahun menjadi pengusaha mebel dan menjadi walikota, tentu bukan bekal untuk bisa menyembuhkan 'penyakit' anak tersebut. Tapi Jokowi tak hilang akal. Dia masuk ke ruangan dan kembali sambil mengusap kepala anak itu. “Sudah, sembuh!” Besoknya Jokowi meminta ajudan mengecek nasib anak itu dan hebatnya, anak tersebut sembuh. “Sakti juga saya. Padahal nggak saya apa-apakan,” kata Jokowi.
Berikut adalah video presentasi Jokowi atas hal-hal yang telah dilakukannya dalam merubah kota solo menjadi lebih baik. Atas prestasi ini, Jokowi juga dinobatkan sebagai salah satu dari 25 walikota terbaik di dunia.
Menyembuhkan Kesurupan
Ketika menghadiri acara di sebuah kampung, staf menelepon ke Jokowi dan bilang bahwa di rumah dinas ada beberapa orang. “Cepat, Pak. Mereka sekarang ada di garasi,” kata staf itu. “Katanya ada yang kesurupan,” imbuh sang staf. Jokowi geleng-geleng kepala. “Masak walikota disuruh ngurusi orang kesurupan,” pikirnya.
Jokowi mempercepat acaranya, kemudian pulang. Di rumah dinas, beberapa orang terlihat was-was. Jokowi was-was juga tapi berusaha tenang. Dia masuk ke rumah dinas dan mengambil es dari kulkas. Dia meminta ajudan mengompres anak yang kesurupan dengan es. Karena hasilnya kurang mantap, Jokowi meminta beberapa orang mengangkat anak itu ke ruang tamu. Diusapnya wajah anak itu dengan es. Ajaibnya, anak itu langsung bangun dan mengucap terima kasih.
“Tapi tolong, cerita ini jangan kedengaran banyak orang. Bisa-bisa rumah dinas saya penuh orang kesurupan,” kata Jokowi enteng.
Komentar
Postingan Populer
Ngintip Ketiak Seksi Artis-Artis Indonesia
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
“Tapi tolong, cerita ini jangan kedengaran banyak orang. Bisa-bisa rumah dinas saya penuh orang kesurupan,” kata Jokowi enteng.
BalasHapusSekarang udah mulai tersebar, siap2 kebanjiran anak sekolah yang kesurupan ya pak.... :))