Cari Blog Ini
Tips, Downloads, Ulasan, Opini, download, unik, ebooks dll ☆ ayomaju.com ™
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Penyebab Wanita Bisa Memiliki Bulu Janggut
Tidak hanya laki-laki yang bisa memiliki bulu dibagian janggut atau dagu. Tapi ternyata wanita juga bisa, dan ini terjadi pada seorang wanita yang hidup pada tahun 1800-an. Yang jelas kalau wanita berjanggut tidak akan bisa cantik, jadi bersyukurlah jika Anda seorang wanita yang tidak berjanggut hihihi...
Julia Pastrana adalah wanita yang mulai terkenal dengan julukan "wanita berjanggut" di pertengahan tahun 1800-an. Kini, melansir pemberitaan LiveScience disebutkan, lebih dari 150 tahun para ilmuwan akhirnya berhasil menguak mutasi genetik penyebab kondisi langka yang dialami oleh Julia Pastrana.
Gangguan penyakit yang dikenal dengan nama ilmiahnya hypertrichosis terminalis (CGHT) ini menyebabkan pertumbuhan rambut yang lebat di sekujur tubuh, tampilan wajah yang aneh dan gusi gigi yang membesar.
Dalam beberapa kasus, orang-orang yang mengalami penyakit CGHT ini memiliki gusi gigi yang normal. Sebelumnya, penyakit ini sulit dipelajari disebabkan langkanya orang yang menderita jenis penyakit seperti ini. Setelah menganalisa sejumlah gen pada tiga keluarga keturunan China yang menderita CGHT dan satu orang lagi penderita CGHT gingival hyperplasia, para peneliti menguak adanya gangguan genetik pada kromosom 17.
Dalam tiga keluarga China tersebut, anggota keluarganya memiliki DNA yang menghapus kromosom ini. Artinya, mereka kehilangan bagian penting dalam gen penting mereka. Di lain hal, individu yang mengalami pembesaran pada gusi gigi memiliki ekstra potongan DNA yang disebut duplikasi DNA, tipe mutasi yang susunan DNA mereka berlipat ganda. Keabnormalan genetik inilah yang mempengaruhi empat hingga delapan gen pada koromosom 17.
Julia Pastrana (1834-1860)
"Walau sudah lama diyakini bahwa kebanyakan orang yang menderita CGH memiliki cacat genetik, mutasi genetik khusus yang menggarisbawahi CGHT dengan atau tanpa gingival hyperplasia belum ditemukan hingga kini," jelas Xue Zhang, pemimpin penulis studi dari Chinese Academy of Medical Sciences dan Peking Union Medical College di Beijing.
Sejumlah studi di masa akan datang akan mencoba menemukan mekanisme mengapa mutasi ini bisa menyebabkan gangguan penampilan fisik sipenderita, tambah Zhang. Hasil riset ini dipaparkan di American Journal of Human Genetics.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Ngintip Ketiak Seksi Artis-Artis Indonesia
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar
Note: Gak nyambung, pendek sekali, nama keyword riil berulang, akan masuk kotak spam